Saturday, January 1, 2011

bertamu

janganlah merasa resah,
dengan apa yang belum kau miliki,
dan apa yang sudah pergi dari hidupmu.

karena sesungguhnya,
manusia hanyalah tamu di dunia ini.
Allah tuan rumahnya.
Dia yang Maha Memahami tentang jamuan untuk tamu-Nya.
Dia yang Maha Mengetahui porsi yang pantas untuk tamu-Nya.

jadi, jangan pernah resah.
Percayalah hidup ini sudah diatur. Kita tinggal melangkah. Sebingung dan sesakit apapun, semua sudah disiapkan bagi kita. Tinggal merasakan saja.

Rasakan saja.


Pada akhirnya tidak ada yang bisa memaksa. Tidak juga janji, atau kesetiaan. Tidak ada. Sekalipun dia memilih untuk tetap bersamamu, hatinya tidak bisa dipaksa oleh apapun. Oleh siapapun.




(dee, perahu kertas)

menuju kebenaran.

hidup bukanlah kekesalan jiwa
dan semua yang terjadi di bawah naungan matahari
adalah keseimbangan

bahwa bagaimanapun juga,
segala sesuatu telah terjadi
dan selalu berjalan menuju kebenaran.

kelabu

saya adalah abu-abu.
tidak hitam.
tidak putih.

saya hanya bisa diam melihatmu
dengan warna cerahmu.

maaf, tapi saya tak berani mendekat.

saya takut.

takut membuatmu menjadi kelabu.
dan takut membuat saya berwarna.

saya suka disini. di zona abu-abu.


sebuah catatan masa lalu

Dimanakah batas rasa kasih sayangmu?
Jika kau menyebutnya seluas bumi yang dihamparkan..

Dimanakah ujung rasa kasih sayangmu?
Bila kau merasakannya sedalam samudera biru..

Sampai di ufuk manakah rasa kasih sayangmu?
Bila kau menganggapnya setinggi langit dipancangkan..


sungguh,
rasa cinta dan kasih sayang itu hanyalah sebatas ruang dada dan rongga kepalamu saja..


kau merasa terbang tinggi meninggalkan dunia,
namun kaki masih bersimbah peluh di lusuh punggung bumi..


jadi, adakah kebenaran rasa kasih sayangmu?



-eko budi sumarsono, 2005-

happy new year :)

honestly, i'm not a fans of new year eve.
entah mengapa. seperti bukan budaya aja buat saya. dan keluarga saya.
sekarang tanggal 1 Januari 2011. dan tadi malam, pasti banya sekali orang yang menghabiskan waktunya untuk merayakan malam tahun baru.
lalu saya?
jam 10 malam saya sudah terkapar tak berdaya di kamar. sempet kebangun jam 12 karena ada beberapa sms yang ngucapin selamat tahun baru, dan karena suara petasan dan kembang api yang super berisik. tapi tetep aja, ga berdaya untuk beranjak dari tempat tidur, dan akhirnya lanjut terlelap.
tapi saya sempet kebangun jam 4 pagi. gara-gara mules sih sebenernya. tapi terus habis itu saya ga bisa tidur lagi. ga ngantuk aja. ya iyalah, udah tidur dari sore gitu!
saya berpikir, tahun ini saya ga membuat resolusi apapun. tahun ini saya hanya melakukan evaluasi. hmmm.. bisa dibilang evaluasi ga sih sebenernya?
entah ya. tapi yang jelas, saya mencoba untuk mengulang apa aja yang udah terjadi setahun kemarin dan apa saja yang -pasti sangat banyak- harus diperbaiki kedepan.

saya ga bisa bilang apa-apa setelah itu. yang saya tau, tahun ini amazing. kenapa? banyak sekali yang terjadi. bahkan mungkin ada yang saya lupakan. masalah-masalah yang terkait dengan relationship, friendship, family, money, dan lain-lain.
semua bikin saya naik turun. dan begitu seterusnya. berakhirnya tahun ini bukan berarti apa saja yang saya rasakan tersebut ilang gitu aja kan?
saya ga akan pernah tau apa yang akan menghadang saya di depan sana. tapi dari apa yang sudah saya lalui, saya percaya kok, kalo Allah tuh ga pernah setengah-setengah. Dia ngasih masalah, pasti juga ngasih solusi, dia ngasih hal yang bisa membuat kita lemah, tapi juga pasti ngasih jalan dan cara untuk membuat kita lebih kuat. saya yakin itu, at least sampai saya posting blog ini.

tahun ini banyak tawa, banyak airmata, banyak sandiwara, banyak kebohongan, banyak kebencian, banyak rasa putus asa, banyak keluhan. dan lain-lain. tapi toh saya masih ada disini. dan satu hal yang saya rasa masih kurang dari diri saya sendiri adalah rasa bersyukur.

saya sering ngerasa, kenapa ga ada yang berubah dan saya masih gini-gini aja.
tapi ketika saya melihat ke belakang, sudah banyak kok yang berbeda. termasuk saya.

dan banyak hal yang memang harus saya syukuri. dan banyak hal pula yang masih saya harus perbaiki.
satu hal yang cukup bikin saya senang dengan evaluasi tahun ini, saya tidak lagi harus memberi label tanda tanya (?) pada baris resolusi tahun lalu yang bertuliskan: DIET.
tahun ini usaha saya terbilang berhasil lah. untuk diri saya sendiri. dan tentunya dengan usaha saya sendiri dan dukungan penuh dari mama dan aa. hahaha. senang untuk yang satu ini. tapi masih tetep harus lanjut nih diet yang masih aja naik turun. hehehehe

semangat ah. dan Alhamdulillah untuk semuanya ya, Rabb. makasih banget :)

last but not least, selamat tahun baru ya!~ semoga kita selalu bisa menjadi orang yang lebih baik, walau hanya dengan menebar senyum yang lebih banyak dari biasanya. happy life, everyone! :*

Wednesday, December 29, 2010

selamat datang hari libur! yeah!

telat banget deh ini posting. secara liburnya udah berjalan dari 5 hari yang lalu.
tapi intinya, semester lima yang berdarah-darah dan bercucuran air mata sudah berakhir!!! HORAY!

padahal ga tau loh hasilnya kaya apa.
yaaaahhh tebak-tebak buah manggis sih pasti hasilnya ga memuaskan. tapi kun fayakuun, que sera sera, yang penting saya udah berusaha maksimal. at least lebih maksimal dari semester-semester yang lalu.
semester lima ini berdarah-darahnya ga cuma masalah akademis loh! termasuk masalah-masalah lain yang ikut menjadi faktor X dan Y dalam dunia akademis. ALHAMDULILLAH sudah berakhir. hahahahahaha thanks GOD!
tapi perjuangan kan ga berakhir disini, di depan sana pasti ada yang lebih berdarah-darah bahkan sampe bernanah. yan lalu akan menjadi pelajaran dan pengalaman yang akan membimbing ke depan. Insya Allah.


PS: terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung, membantu, mendampingi, mendorong, membuat down, mempuat self esteem kocar-kacir, menaikan lagi self esteem, dan yang hanya melihat dari jauh. terima kasih ya! semoga Allah selalu menjaga dan memberikan kenikmatan pada kita semua :) amin

Wednesday, November 17, 2010

super thanks

alhamdulillah.
saya ga tau mau mengucap syukur yang seperti apa, Rabb.
dalam kesedihan saya, Kau memberikan sebuah hadiah yang sangat bahkan amat sangat menghibur.
ga tau lagi mau mengucap syukur, ya Rabb.
tapi saya mencoba bersyukur dengan tidak lagi mudah mengeluh.
dan saya akan terus berusaha.

karena saya yakin,
amat sangat yakin,
Kau Maha Baik.

makasih ya Rabb.

terima kasih, karena nama saya ada di deretan nama penerima beasiswa tanoto.
terima kasih, karena menempatkan saya di antara orang-orang yang selalu menyayangi saya, yang juga amat saya sayangi.
terima kasih, karena saya memiliki keluarga -yang bagaimanapun keadaannya- telah menjadi motivasi terbesar saya dalam menjalani hidup.
terima kasih karena walaupun 98% perbuatan dalam hidup saya adalah dosa, Kau masih begitu baik.
terima kasih ya Rabb.
terima kasih.

dan walaupun hari ini Idul Adha tanpa keluarga, saya tetap bersyukur atas semuanya. semua yang telah Kau berikan. terima kasih :')

*semoga saya dapat menjaga amanah ini. amin.

Saturday, November 13, 2010

terima kasih

terima kasih
untuk kamu yang selalu ada, walau hanya lewat doa


terima kasih
untuk kamu yang peduli, walau tak mengerti


terima kasih
untuk kamu yang sangat berarti :)

syukur

banyak hal yang terjadi dalam hidup saya blakangan ini membuat saya lebih sering merenung
bukan tentang apa yang terjadi. melainkan apa yang ada di balik itu semua
ya. apa yang terjadi membuat saya sedih.
terlalu sedih dan sakit hati sampai-sampai saya enggan sekali untuk menceritakannya pada siapapun
kecuali dua orang yang paling dekat dengan saya, seorang sahabat masa SMA yang masih begitu baik mau mendampingi saya walaupun kami dipisahkan jarak yang terasa begitu jauh, dan seorang yang tidak dapat lagi saya definisikan maknanya dalam hidup saya. mereka yang begitu berarti dalam hidup saya.
dan keberadaan mereka makin terasa begitu berarti belakangan. tak saya pungkiri, saya adalah orang yang sangat buruk dalam bersyukur. hinggan dalam keadaan yang "baik-baik saja" saya kerap tidak mensyukuri arti keberadaan mereka.

di luar mereka, bukan tidak berarti. tapi lagi-lagi karena keterbatasan saya, yang sangat tidak pandai bersyukur, sayang seringkali mengeluhkan apa yang sebenarnya pantas untuk saya syukuri.
sebenarnya bukan juga saya tidak bersyukur. hanya saja saya sering membuat border untuk diri saya sendiri. saya  selalu merasa saya tidak benar-benar memiliki arti untuk orang-orang di sekitar saya. sedangkan saya adalah orang yang (sebenarnya) memiliki kebutuhan akan relationship yang tinggi. ya. begitulah saya. picik sekali ya pemikiran saya.

kembali ke pembahasan yang utama.
mereka yang hadir dalam kehidupan saya selalu memberikan kesan. baik ataupun buruk. tidak banyak yang memberikan kesan buruk. pun saya orang yang mudah melupakan kesalahan orang lain. dan lagi, sangat jarang ada orang yang berbuat salah pada saya. seringnya saya yang berbuat salah pada mereka.
ada orang-orang yang selalu hadir. ada pula yang datang dan pergi sesuka hati. terserah. tetap bagi saya, mereka selalu ada. disini. di hati saya.
buat saya, mereka adalah orang-orang yang luar biasa. paling tidak bagi diri mereka sendiri. tapi seringnya baik untuk orang lain juga. di dalam ke-diam-an saya, saya selalu mengagumi mereka. di dalam ke-cuek-an saya, saya sangat menyayangi mereka. walaupun mereka tidak pernah tau. di dalam ke-sendiri-an saya, begitu ingin berbagi dengan mereka.
tapi apa daya, saya begitu malu. entah mengapa. saya hanya tidak ingin mereka merasa kasihan pada saya. saya tidak ingin mereka tetap tinggal hanya untuk menunjukkan bahwa mereka peduli pada saya. tidak. saya ingin mereka semua menjalani hidup seperti biasa. seperti saat tidak ada saya. seperti sekarang, saat segalanya terlihat baik-baik saja.
saya ingin mereka tetap tinggal. ingin sekali mencurahkan segala keluh kesah dan tangis saya di hadapan mereka. ingin sekali mereka menepuk pundak saya, memeluk, dan mengatakan bahwa mereka akan selalu ada untuk saya. ingin sekali. tapi memangnya saya siapa?

ya. begitulah saya. munafik ya.

tapi intinya bukan ini.
intinya, saya bersyukur sekali dengan apa yang terjadi pada diri saya. bagi saya, ini adalah sebuah pemicu pendewasaan diri. agar saya tidak lagi mengeluhkan hal-hal kecil. agar saya tidak lagi menyepelekan apa yang saya miliki dan seharusnya saya mensyukuri itu semua. agar saya dapat memandang sesuatu tudak hanya dari pandangan saya, tetapi dari pandangan orang lain di luar diri saya sendiri.
saya bersyukur dikelilingi oleh orang-orang yang saat ini mengelilingi hidup saya. walaupun saya tidak tau mereka peduli pada saya atau tidak, tapi saya masih bisa datang untuk tertawa.

saya bersyukur, Allah (sepertinya) masih sayang sama saya.
saya bersyukur, masih bisa bernafas.

Tuesday, November 9, 2010

pilihan

karena setiap manusia memiliki kebebasan untuk memilih
termasuk untu memilih apa yang ia inginkan
dan apa yang membuat dirinya bahagia

karena tujuan akhir hampir setiap manusia di bumi ini adalah KEBAHAGIAAN
dan apapun bentuk kebahagiaan itu
seberapapun pilihan untuk mencapai kebahagiaan itu menyakiti orang lain

dia tetap berhak memilikinya :)

*semoga bahagia semuanya. semoga kita tetap selalu bahagia. walaupun tidak bersama-sama lagi.

Wednesday, November 3, 2010

last night

tadi malam aku menangis
sampai tertidur
dan sekarang mataku bengkak
dan kepalaku pusing bukan main

tapi aku masih bersyukur, Tuhan masih sayang aku.
sepertinya

Monday, November 1, 2010

hanya kebetulan

memang. tidak ada yang hanya kebetulan di dunia ini
kata ayah dari seorang teman saya,
tidak ada yang kebetulan di dunia ini. bahkan sehelai daun yang gugur dari dahannya pun bukan kebetulan. semua sudah diatur oleh yang Maha Kuasa

dan saya pun meyakini hal yang sama.
tidak pernah ada yang kebetulan dalam hidup ini. semua sudah terukir di sebuah buku atau apapun bentuknya yang berjudul Lauhul Mahfudz. dan Rabb yang Maha Segalanya telah mengukir segala yang akan terjadi pada setiap umat-NYA disana.
lalu mengapa saya menulis ini?
dalam hidup setiap makhluk, tidak ada yang statis. mungkin. semua dinamis. mungkin. saya ga tau. tapi sejauh ini, pemahaman saya tentang hidup ya seperti ini.
dan saya yakin, ga ada yang kebetulan sama hidup yang sekarang saya jalani. termasuk berbagai permasalahan dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Monday, October 25, 2010

i miss you mom

aku bukan anak yang baik, bunda
aku bukan anak yang bisa membuat bunda bangga
apalagi memberikan kebahagiaan buat bunda
aku cuma anak nakal yang selalu berbohong
aku cuma anak nakal yang emang ga bisa dibanggain
aku cuma bisa bikin bunda sedih

tapi aku sayang bunda
amat sangat sayang bunda
demi apapun, aku sayang bunda lebih dari apapun
aku amat sangat ingin bikin bunda bahagia

aku sayang sekali sama bunda
jangan pergi ya bunda
jangan tinggalin aku

Sunday, October 24, 2010

he said

these:
too much secret. lo selalu berusaha tampil ceria di luar, padahal ancur-ancuran di dalem
yes i am
ada kecenderungan introvert
yes i am
lo lebih ekspresif dalam mengekspresikan kesedihan
yes i am
there's something in the past, you really want to delete from your memory
yes i do

and who are you?
bahkan saat lo bilang ini, lo ga tau nama gw.
siapa lo? how come you know me that much?
sekalipun lo almost jadi psikolog, how come you do this?
bahkan orang-orang yang selama ini ada di deket gw pun mungkin ga tau soal ini.
who are you, young man?

Saturday, October 23, 2010

tentang rasa syukur

saya berusaha memahami tentang sebuah rasa syukur
dalam setiap harinya, saya menyisihkan beberapa menit sebelum tidur untuk sekedar evaluasi diri tentang apa saja yang terjadi pada hari itu
dan seringkali saya nge-skip hal-hal positif yang harusnya membuat saya bersyukur. saya malah lebih suka meresapi hal-hal yang membuat saya sedih.
disinilah kemampuan saya akan bersyukur terbukti sangat buruk.

tapi saya ga bermaksud kaya gitu kok. saya juga ga tau maksud saya kaya gitu tu apa.
saya ingin sekali terlihat positif di depan orang lain. saya ingin sekali apa yang saya tuangkan adalah hal yang hanya positif. tapi ternyata susah sekali. saat merasa bahagia, saya cenderung tidak mengekspresikannya. saya cenderung larut dalam kesedihan dan malah mengesampingkan kebahagiaan tersebut.

saya kenapa ya?
saya ga pernah bisa bersyukur kayanya. maaf ya Allah. maaf banget.. saya ga bermaksud kaya gitu kok..

Saturday, October 16, 2010

tell me why

dulu kenapa memutuskan untuk bersama?
dulu kenapa yakin kalau memang telah menemukan pasangan yang tepat?
kalau toh sekarang hanya akan berpisah?
kalau toh sekarang banyak perbedaan dan merasa tidak bahagia?

lalu apa artinya aku disini?
lalu akan jadi seperti apa aku nanti?

kenapa?
kenapa malah membuat aku takut menghadapi hari esok?
bukan merengkuhku dan menunjukkan bahwa jalan ke depan bukanlah jalan yang sulit untuk dilewati.
kenapa begini?

Monday, October 11, 2010

blame on me

entah mengapa saya merasa ingin mem-posting tentang ini. mungkin karena beberapa saat yang lalu ada sesuatu yang membuat saya tertegun dan memikirkan tentang ini. beberapa saat yang lalu saya menulis sesuatu untuk saya update dalam timeline saya. begini: 
love is blind. yes love is blind. and not logic
 lalu beberapa saat kemudian, seseorang mention saya dan begini isinya:
Don't blame it all on love,blame it all on person!
lalu saya tertegun. saya bahkan merasa tidak pernah menyalahkan si love.  saya menulis itu bukan dengan maksud menyalahkan siapa atau apa. tapi saya hanya mengungkapkan perasaan dan pikiran saya saja. hanya itu. lalu saya bertanya pada diri saya sendiri. apa maksud saya menulis yang pertama diatas. dan saya menemukan bahwa yang saya maksud adalah, saya berhasil dibodohi oleh si love. bukan love yang membodohi saya. tapi saya yang dibodohi oleh love.

dan lalu saya -tetap- merasa bahwa saya tidak menyalahkan love. saya merasa saya yang terlalu bodoh dan saya menyalahkan diri saya sendiri. kenapa? karena memang begini. saya merasa tidak enak hati kalau mau menyalahkan sesuatu diluar diri saya. maka sebelum saya menyalahkan apapun yang ada di luar diri saya, saya akan langsung menyalahkan diri saya dulu.
bukan mau gimana-gimana, tapi emang saya kaya gitu. makannya saya sering minder. saya sering ngerasa ga mampu. saya sering ngerasa saya adalah orang yang paling bersalah atas apapun yang terjadi dalam hidup saya. apakah ini baik? entahlah. saya pun ga tau baik atau tidak baiknya untuk siapa? apakah saya nyaman? saya juga ga tau. saya hanya ga mau melimpahkan kesalahan pada siapa atau apa yang mungkin terjadi dalam hidup saya.

lalu apakah saya salah? saya salah ga sih kaya gini? sejauh ini saya merasa memang salah. tapi salahnya sebatas kesalahan untuk diri saya sendiri aja. gimana ya ini ko jadi ribet amat. intinya saya ga mau nyalahin orang atau apapun diluar diri saya. dan jadinya saya nyalahin diri saya sendiri terus. terus gimana dong dong?

Tuesday, September 28, 2010