Friday, June 7, 2013

i just hate to be like this

benci karena saya ga bisa berbuat apa-apa..
saya bahkan ga bisa nemenin dia
ngga bisa sekedar beliin dia bubur, supaya lambungnya ngga tambah sakit
apalagi beliin dia obat..

dan parahnya, saya malah marah-marah.
saya benci kaya gini
saya benci jadi orang yang ngga bisa bermanfaat apa-apa.

malah jadi kasian sama dia,
kenapa ngga sama orang yang bisa bebas anterin dia makanan
bebas nemenin dia
bisa bebas dampingin dia dimanapun dia berada, sekalipun dia di rumah..

cari yang begitu. karena toh sama saya juga ga akan bisa kaya gitu..
pikiran-pikiran kaya gini emang nyebelin banget.
tapi i cant stand to feel this,

sejuta kali, bilang sama saya kalo kamu ngga kenapa-kenapa.
bilang sama saya kalo kamu sehat-sehat aja..
tapi setiap dua minggu sekali kamu sakit kaya gini

saya marah.. marah sekali..
karena saya ngga mau kamu sakit..
sungguh ngga papa kita terpisah jarak sejauh apapun
ngga papa saya ngga ketemu kamu selama apapun..
yang penting kamunya sehat..

kenapa susah banget dengerin saya untuk jaga kesehatannya?
kenapa susah banget untuk kurangin konsumsi rokok dan kopi?
kenapa susah banget untuk sekedar beli bubur atau minta tolong dibeliin.
kalo emang orang lain ngga bisa, saya bisa..
kenapa ngga pernah mau minta ke saya?

jadi ngapain saya sama kamu?


tapi di luar itu semua,
semoga kamu lekas sembuh..
semoga sakitnya menjadi penggugur dosa. amin

saya, yang begitu sayang sama kamu..

Thursday, May 23, 2013

Baduy 18-19 Mei 2013

Here we go. Another trip.
Tapi trip kali ini masih hangat diingatan. ahey. Awalnya join trip ini pure cuma iseng. Tanpa preparation sama sekali. Udah lama ngga jalan-jalan. lalu diajak sama sodari Elsha Fara tercinta. si bolang sejateh itu orang emang. akhirnya meng-iya-kan untuk ikut. dan iseng-iseng ngajak partner (sebutan untuk lelaki yang saya sayang banget), eh dia mau. jadilah kita mendaftar bertiga. lantas ngobrol-ngobrol di kantor, ternyata 2 orang teman, estri dan icha mau ikutan juga. jadinya rombongan kita total ber-5. tanpa dinyana tanpa diduga, ternyata si aki ikutan juga. jadiiii total rombongan = 6 oraaaaaang. yeaaaaaaaaaaaaaay :D

perjalanan dimulai dari meeting point di Stasiun Tanah Abang, jam 7 pagi. jam setengah 7 rombongan sudah sampai di stasiun dan siap meluncur. padahal di Jawa selaku koordinatornya masih makan di warteg. haha
Akhirnya, kita naik kereta ekonomi tanah abang-rangkasbitung jam 8 pagi. perjalanan ditempuh dalam waktu 2 jam. kami ber6 duduk terpisah. icha dan agung selaksa teman baru yang sudah kian akrab, mereka memutuskan untuk bersama dan bobo bareng untuk mengisi aktivitas perjalanan kala itu. Saya dan partner kesayangan duduk berdampingan, satu kotak dengan 2 orang asli rangkasbitung yang sepanjang perjalanan banyak menceritakan tentang baduy, padahal mereka belum pernah kesana. jadi apa yang mereka ceritakan juga base on story dari orang lain hehehe. sedangkan estri dan elsha duduk tidak bersama, tapi ya deket lah. mereka melakukan aktivitas masing-masing. estri bobo-ngemil-bobo-ngemil, sedangkan elsha bermain dengan ipad barunya. saya? saya sibuk merekam semua kejadian yang terjadi, dengan mata dan memori saya. 2 jam berlalu, kami sampai di Stasiun rangkasbitung. sampai disana, Jawa langsung memobilisasi kami untuk menuju mobil sewaan (elf) yang sudah  siap mengantarkan kami ke Desa Ciboleger, pintu masuk menuju Baduy. Perjalanan dengan ELF kami tempuh selama 1,5 jam. track yang kami lalui lumayan. lumayan bikin pusing, karena jalanannya menanjak, menurun, berkelok, berputar, dan terlebih semua itu ditempuh bersama supir yang sepertinya tidak tau dimana posisi remnya. hahahaha. seru. antara ngantuk, tapi ga bisa tidur juga karena kepala pasti kejedot-jedot. tapi saya dengan tenangnya bersandar di pundak partner tercinta. ihiiiiiiwwww.
Sampai di Desa Ciboleger, kami disambut oleh pemandangan yang sebelumnya sudah pernah saya lihat di blog atau web orang yang bercerita tentang Baduy. tedapat patung yang menjadi simbol area tersebut.
naaaahhhh patung/tugu ini yang telah menyambut kedatangan kami. sesampainya disana, kami tidak langsung melanjutkan perjalanan, namun diberikan waktu kurang lebih satu jam untuk acara bebas, yang dapat dimanfaatkan untuk makan siang, istirahat, ataupun sholat. saya dan partner memutuskan untuk makan sian, sementara yang lain masih berfoto-foto ria, walaupun akhirnya menyusul juga. kami makan di warteg yang ada disana. setelah itu, masih ada waktu untuk cuci muka, buang air kecil maupun besar, dan mempersiapkan diri yang lain. setelah semua beres, kami bergabung kembali dengan rombongan yang lain. karena kali ini, rombongan termasuk besar, yaitu sekitar 45 orang. melihat banyak orang dengan ciri khas sebagai masyarakat suku baduy dalam (menggunakan pakaian hanya warna putih dan hitam, tanpa alas kaki, menggunakan ikat kepala putih), kami tergerak untuk mengabadikan momen kedatangan kami bersama mereka. yang lucu adalah, saat itu kami ingin sekali foto bersama, tapi takut dan ragu-ragu. akan tetapi, keinginan tersebut mengalahkan segalanya. akhirnya kami berfoto :-D
Setelah berfoto dengan mereka, kami memulai perjalanan. perjalanan yang kami tempuh kira-kira sekitar 12 km. tapiiiii sebaiknya jangan salah sangka. 12km merupakan jarak tanah datar. pada faktanya, track yang ditempuh adalah turun-naik bukit. yaaahh kalo ga biasa nanjak dan olah raga pasti kalang kabut. kaya saya. hahahahaha.
saya udah ga bisa ceritain lagi gimana rasanya. happy. excited. capek. panas. haus. dan perasaan-perasaan lain. berlebihan mungkin, tapi muncul perasaan-perasaan, "aduh bisa ga yah..." atau "balik lagi aja kali yah.." atau "nyerah aja deh ini mah.."
jembatan bambu
atau bahkan muncul perasaan-perasaan bersaing antara satu dengan yang lain. muncul gengsi lah, kalau ga bisa lanjut, muncul perasaan 'masa dia bisa gw ngga', dan lain-lainnya. intinya, perjalanan yang mendebarkan. padahal, kondisi alam mendukung dan tidak menyulitkan sama sekali. alhamdulillah ngga hujan. jadi ngga becek. yang kebayang kalo hujan adalah, pasti becek dan licin banget. wong ga hujan aja kepeleset berkali-kali. hahahaha.
apapun itu, perjalanan ke baduy adalah perjalanan yang tidak akan pernah terlupakan. banyak pengalaman baru. tracknya, teman baru, orang-orang baduy dalam (syafry, sanip, agus, dll), dan banyak lagi. buat saya pribadi, pengalaman ini berkesan sekali.

girlband 'eaaaaa'

Bersama Syary (ngga tau penulisannya), adiknya Syafry
teman baruuuu :")
perjalanan pulamg 







Tuesday, May 21, 2013

9 Mei 2013

Di bawah rindangnya pepohonan ini, aku dan kamu merebahkan tubuh. berdua. mendengarkan suara alam. menikmati hembusan udara. merekam suasana hati satu sama lain.
karena ketika bersamamu, duniaku tersenyum :)
bolehkah seluruh dunia tau, bahwa aku mencintaimu?
begitu banyak yang ingin kuceritakan.
begitu banyak yang ingin kubagi.

tapi pada akhirnya, itu semua hanya bertahan lama di tenggorokanku yang sudah kian mengering.

another (field) trip

Sedekat ini dengan puncak merapi :") subhanallah.
Perjalanan lain di tahun 2012 adalah Merapi. Tepatnya desa Krinjing, Magelang. disini, saya dan 3 teman satu payung penelitian (Hao, Ncim, dan Pua) melakukan pengambilan data. desa ini adalah desa yang sangaaaaaaaat dekat dengan puncak merapi. Saya tidak pernah membayangkan sebelumnya, bisa sedekat itu dengan puncak Merapi.
 Setelah selesai segala urusan skripsi, kami beranjak meninggalkan gunung untuk menuju laut, Pantai Sundak, Gunung Kidul. komplit yah? :")
Keraton Yogyakarta
 Perjalanan tidak berhenti di situ. kami melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta. untuk kemudian menikmati perayaan Waisak dan menghadiri acara puncak, pelepasan lampion di Candi Borobudur. 1 perjalanan, 3 tempat terlewati. :')



pelepasan lampion






my first journey

susah kalau mau mengingat-ingat kejadian yang sudah bertahun lamanya, lalu menuangkannya dalam cerita.
bukannya ngga inget sih, cuma jadinya bingung mau milah-milahnya. intinya sih rempong deh. hahahaha.
jadi kalau mau yang gampang, mari mulai dari sini:

TRIP GILA.
haha. saya juga ngga tau kenapa namanya jadi trip gila. soalnya emang gila sih perjalanannya.
dari mulai perencanaannya, persiapannya, sampai eksekusinya. ini semua gila. bahkan orang-orang yang terlibat di dalamnya. here we go.

perjalanan ini adalah perjalanan yang pertama kali bagi saya. ke luar negeri. norak yah. hahaha. biaaarrrrr! bweeeeekk :p

mulai dari iseng-iseng yang melibatkan 3 orang gila, nekat, bin ajaib. ini dia mereka:
babab. agung. aki-aki. apapun
elsha dan saya :)










di tempat inilah muncul ide gila itu. escape mission. misi melarikan diri. setelah banyak omong kosong, mulai dari keliling jawa lah, jawa-bali-lombok lah, sampai akhirnya: thailand-malaysia-singapore.
pilihan ketiga yang menang. dang!!
nekat. padahal belum punya passport juga. belum pernah ke luar negeri pula. ga punya uang! jadi modalnya cuma angguk-angguk, dan niat tulus ikhlas mau melarikan diri. titik.
tanya, melarikan diri dari apa sih? melarikan diri dari hidup yang menjemukan. hahahaha.\\

beberapa hari kemudian, masalah pertama terselesaikan. apa ituuuu?? passport!!
taddaaaaaa..!!!
LUAR BIASA BUKAN?? PASSPORT ada di tangan sebulan sebelum keberangkatan. tepatnya 27 Desember 2011. almost 2 years ago. hihihihi

excited bukan main waktu itu. sampai ga tau deh rasanya ga karuan. (padahal emang udah lupa rasanya).
Tujuan pertama adalah: BANGKOK. yeaaaaayyyyy mihihihihihihihihihihihihi. ga ada bayangan Thailand itu negara macam apa. bangkok itu kota macam apa. hahahaha. yasudahlah. tinggal duduk di pesawat ini. lalu merem, sampe deh. urusan sampe sananya gimana, ya urusan nanti. hahaha. saat itu emang sama sekali ga mikirin apa-apa. yang kepikiran cuma: saya mau pergi sejauh mungkin. ke tempat yang orang ga kenal saya. even itu orang tua saya sendiri. tapi karena ngga berani sendiri, ya jadi sama 2 orang gila yang juga mau melarikan diri itu.

Sooooo. Perjalanan dimulai pada tanggal 28 Januari 2012. dengan persiapan yang begitu matang. dengan niat yang begitu bulat untuk menempuh perjalanan hemat. makaaaa yang paling penting dibawa selain uang, baju ganti, dan peralatan mandi adalah UPETI. upeti yang kami bawa diantaranya: mie gelas (dengan pertimbangan tinggal seduuuh aja bereees, kopi sachet, rendang telur, rendang paru, dan cemilan lainnya.

maka berangkat lah kami panji-panji negara, ke negeri seberang
ini masih di soetta. mau berangkat. senyum-senyum, padahal beban beraaatttt :))
setelah menempuh perjalanan kurang lebih 3 jama, maka sampailah kami di Suvarnabhumi Airport, Bangkok. dengan tanpa aba-aba. hal pertama yang saya lakukan adalah berucap syukur. kemudian istigfar, karena ga tau lagi kan mau kemana. hahahaha. padahal teman saya, si agung atau yang akrab dipanggil babab, sudah mempersiapkan hotel dan segala macamnya.
kemudian hal yang dilakukan adalah poto-potooooo. hihihihihihi. bergantian kita foto-foto sesuka hati. saya pribadi terlalu excited bahwa akhirnya sampai dengan selamat sentosa di negara orang. for the first time in life. udah noraknya ngga karuan. setelah foto-foto dan melewati serangkaian proses imigrasi bandara, kami berjalan tak tentu arah. menuju pintu keluar lebih tepatnya.
dalam perjalanan menuju pintu keluar, kami bertemu dengan travel agent setempat. mereka menawarkan perjalanan wisata dalam kota bangkok. saya lupa nama-namanya. tapi nanti akan saya jelaskan dengan gambar. sebenernya pengen cerita yang detaaaaail banget. tapi apa daya. malas merajai. hahahaha. sudahlah.

dengan kesotoyan tingkat dewa, kami sepakat untuk ikut travel tersebut. mereka janji akan menjemput keesokan harinya. lalu, kami mencari taksi untuk menuju ke hotel kami, penpark palace. Babab pilih hotel itu karena lokasinya dekat dengan khaosan road. khaosan road itu semacam jalan yang memang sangat ramai dan merupakan pusatnya turis di kota bangkok. Penpark palace terbilang oke. ekonomis. saya lupa harganya tapi oke banget buat backpacker macam kami saat itu. Kami sendiri, untungnya bukan orang-orang yang ribet sama tempat bermalam. yang penting bisa selonjor, dan mandi. bereslah. Ini sekilas foto hotel tempat kami menginap selama di Bangkok. Malam itu, sampai di penginapan, kami langsung beres-beres, mandi, ganti pakaian, dan meluncur ke khaosan road. benar saja, Khaosan road merupakan area yang memang khusus disediakan untuk para pelancong. ramai sekali turis-turis asing disana. kami hanya lewat-lewat, menikmati suasana malam pertama di negeri orang. saya sendiri sibuk mengagumi kenekatan saya. hahahaha.
 keesokan harinya, kami mengikuti tour yang kemarin dijanjikan oleh travel agent di bandara. kami dijemput di penginapan, lalu diantarkan ke beberapa lokasi wisata di sekitar kota bangkok. sejujurnya, saya sudah lupa nama-namanya, malas mengingat. Jadi risca ngapain nih? hahahaha
ngga tau aaahhhhh :p

dan ini adalah titik yang menyebalkan. saya udah capek nih, jadi akibatnya malas melanjutkan ceritanya. maka berlanjut ke blog sahabat saya aja ya http://faraelsha.blogspot.com/2013/01/our-times.html disana ada cerita perjalanan kami yang lebih lengkap. hihiihihihihi


*risca getok kepala sendiri*

long time no see

it's been so loooooooooooooong time yah ngga posting sesuatu di blog ini. dan pastinya banyak hal yang terlewatkan. jadi menyesal. kenapa ya maleeeess banget sekarang kalau mau menuangkan sesuatu dalam bentuk tulisan. tapi sekarang, mumpung lagi termotivasi untuk melakukan ini. mari digarap.

ngga tau juga sih mau mulai dari mana. tapi yang pasti, kita mulai dari sekarang!